Tasik Kota — Salah satu kegiatan dalam menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit bagi masyarakat Manonjaya yaitu dengan adanya kegiatan Ngabuburit, Mabar (Masak Bareng) Ekonomi diswash yang diselenggarakan oleh Wings. Minggu 09/04/2023 jam 14.30 Wib.
Kapolsek Manonjaya AKP Endang Wijaya. S. Sos beserta anggota dan unsur keamanan lainnya melaksnakan pengamanan kegiatan ngabuburit yang bertempat di Alun alun Manonjaya Kec. Manonjaya Kab. Tasikmalaya.
Kegiatan diisi dengan beberapa perlombaan diantaranya :
- Lomba mencuci piring raksasa
- Lomba mencuci piring kotor di ikuti oleh 500 orang
- Lomba marawis
- Lomba memasak
- Tausyiah
- Lomba bedug
- Pembagian doorfrize
Kegiatan di buka oleh wakil gubernur Jawa Barat H. Uu Ruzhanul Ulum. SE yang dalam kesempatan tersebut memberikan sambutan Ucapan terima kasih kepada yayasan Wings peduli yang sudah peduli terhadap warga Jawa Barat khususnya warga Manonjaya tempat kelahiran saya di mana kegiatan ini yang pertama adalah ada unsur silaturahmi saya sudah lama tidak bertemu dengan pak Cecep Nurul Yakin / wakil Bupati Tasikmalaya bisa juga dengan unsur muspika termasuk yayasan wings peduli, Jawa Barat unsur kebahagiaannya rangking ke-35 dari 37 provinsi saya juga heran kenapa orang jawa barat banyak yang bingung banyak yang kurang bahagia padahal Jawa Barat adalah sebuah provinsi yang paling bagus dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain, pulau Jawa paling subur, Jawa barat paling subur, Priangan timur termasuk Tasikmalaya tapi kenapa unsur kebahagiaannya sangat rendah maka saya merasa senang merasa bahagia dengan kegiatan hari ini mudah-mudahan nilai atau unsur kebahagiaan yang bertambah ibu-ibu ceria, terima kasih kepada yang telah peduli mudah-mudahan efek domino dari kegiatan ini adalah ibu-ibu sering dan biasa bersih-bersih di rumah jangan sampai bersihnya cuma hari ini saja tapi ada efek domino setelah kegiatan hari ini di rumah jadi semakin bersih, semakin bersih tidak ada lagi WC yang kotor di rumah tidak lagi piring yang belum dicuci numpuk di dapur tidak ada lagi pakaian yang belum dicuci numpuk di tempat-tempat yang tidak pas akhirnya rumah tidak nyaman rumah tidak strategi tidak tertutup kemungkinan di situ ada penyakit, sebagai orang yang beriman kita tahu bahwa kebersihan adalah sebagian dari pada iman, momentum hari ini adalah momentum untuk silaturahmi momentum untuk mencari kebahagiaan dan momentum mengawali meningkatkan kebersihan yang sudah bersih semakin bersih yang kurang bersih semakin bersih yang belum bersih semakin bersih.
Wakil Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin. S. Pd. MP. MA memberikan sambutan untuk tim dari ekonomi pencuci piring kita sampaikan terima kasih sudah berkegiatan di kabupaten Tasikmalaya semoga kegiatan ini rutin bisa dilaksanakan tiap tahun, sangat mengapresiasi kegiatan ini mudah mudahan dapat memacu ibu ibu untuk senantiasa selalu hidup bersih.
Menjelang berbuka puasa dilaksanakan tausyiah oleh KH. Miftah Farid pimpinan ponpes Miftahul Khoer yang menyampaikan silaturahmi Akbar pada sore hari ini yang diprakarsai oleh sabun ekonomi pencuci piring membawa keberkahan, komitmen setiap mukmin pasti punya keinginan mendapat hidup yang sejahtera kemudian kembali menghadap sang pencipta dengan penuh keselamatan dengan penuh keberkahan, Dalam sebuah hadis ada 4 kelompok manusia yang sangat istimewa di hari kiamat nanti kenapa dikatakan kelompok manusia istimewa karena empat kelompok manusia itu akan dicari oleh surga, beramal untuk mendapatkan ridho dan surganya Allah SWT, 4 golongan manusia yang paling istimewa yang akan masuk surga mendapat ampunan Allah bukan kita yang mencari tetapi surga yang berjalan menjemput dan mencari orang-orang, 4 kelompok orang yang rajin dan pandai membaca Al quran di bulan Ramadan ini selain bernilai ibadah juga, sebuah tradisi khususnya di kabupaten dan kota Tasikmalaya juga di kecamatan Manonjaya karena Manonjaya dan Tasik ini merupakan kota santri kota pesantren dengan julukannya kota santri walaupun mungkin belum tentu semuanya tahu, tidak ada masjid menjelang magrib yang tidak terdengar kumandang suara Al quran di setiap majelis bahkan di setiap rumah, Para pembaca Al quran, qori qoriah itu ketika tampil melantunkan beberapa syair-syair Islam dijamin akan berkualitas dan hebat, kedua kata nabi surga nanti di hari Kiamat adalah orang-orang yang pandai menjaga lisan dari perkataan-perkataan yang tidak baik dan tidak benar, Imam Al Ghazali mengatakan diam itu bernilai emas sedangkan berbicara bernilai perak artinya ketimbang banyak bicara yang tidak bermanfaat lebih baik diam, ketiga orang yang memberikan air dan makanan sampai kenyang kepada orang-orang yang lapar dan yatim, mereka yang menyediakan makanan untuk makan bareng berbuka puasa Allah telah menjanjikan surga, manusia yang iman kepada hari akhir, jadilah insan yang rajin membaca Alquran.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.