Kapolsek Cigugur Monitoring Perkembangan Penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau di kenal penyakit Lato-Lato Pada Hewan Sapi

Polres Kuningan _ Polres Kuningan Polda Jabar – Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda S.l.K., melalui Kapolsek Cigugur AKP Abdul Majid, Pada hari Senin 13 Maret 2023 Pukul 10.00 sampai dengan pukul 12.00 wib bertempat di KSU Karya Nugraha Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur Kabupeten Kuningan telah dilaksanakan Komunikasi dan Koordinasi dengan Puskesmas Kuningan dan para pemilik sapi terkait penyakit sapi Lumpy Skin Disease (LSD) atau di kenal penyakit Lato-Lato, kata Kapolres AKBP Dhany Aryanda S.l.K.

Adapun sapi yang sudah dilakukan pemeriksaan di Laboratorium Bali Venteriner Subang yaitu :

  1. Sapi milik Sdr. Wawan Desa Puncak Kec. Cigugur Kab. Kuningan sebanyak 1 ekor, Jantan, sapi FH227483, umur 13 bulan (Seronegatif).
  2. Sapi milik Sdr. Rois Desa Puncak Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan sebanyak 1 ekor, betina, sapi FH227314, umur 1 tahun (Seronegatif).
  3. Sapi milik Sdr. Sutanto Desa Cileuleuy Kecamatan Cigugur Kabupeten Kuningan, sapi lokal, sebanyak 1 ekor, jantan, umur 1,5 tahun (Seropositif)
  4. Sapi milik Sdr. Sutanto, Desa Cileuleuy Kecamatan Cigugur Kabupeten Kuningan,sapi lokal, 1 ekor, jantan, umur 1,5 tahun (Seronegatif)
    5.Sapi milik Sdr. Sutanto, Desa Cileuleuy Kecamatan Cigugur Kabupeten Kuningan, sapi lokal, sebanyak 1 ekor, jantan, umur 1,5 tahun (Seropositif)
  5. Sapi milik Sdr. Raspendi, sapi FH54724, umur 2 tahun, jantan (Seropositif).

Kapolsek AKP Abdul Majid mengatakan, Perkembangan keadaan sapi yang sudah teridentifikasi tersebut yaitu :

  1. Sapi milik Sdr. Sutanto Desa Cileuleuy Kecamatan Cigugur Kabupeten Kuningan sebanyak 3 ekor yang menurut hasil lab teridentifikasi terkena penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) atau di kenal penyakit Lato-Lato keadaan sapi sekarang sudah membaik dengan luka yang sudah mulai mengering dan nafsu makan sapi stabil, namun salah satu sapi milik Sdr. Sutanto sudah di potong pada saat awal terjangkit sehingga sisa sapi tinggal 2 ekor.
  2. Sapi milik Sdr. Wawan dan Sdr. Rois sudah membaik dengan ciri-ciri nafsu makan sudah stabil, dan tidak ditemukan benjolan maupun luka.
  3. Sapi milik Sdr. Raspendi Kelurahan Cigugur Kecamatan Cigugur Kabupeten Kuningan sudah membaik, nafsu makan stabil.

Adapun ciri-ciri sapi yang terserang penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) antara lain, demam, timbulnya benjolan-benjolan pada kulit, keropeng pada hidung dan rongga mulut dan pembengkakan pada kelenjar pertahanan.

Dengan penanganan yang sangat cepat oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan melalui dokter hewan sehingga penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) di wilayah Kecamatan Cigugur bisa tertangani lebih cepat, ungkap Kapolsek AKP Abdul Majid.

Penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) berasal dari pembelian sapi dari luar wilayah Kabupaten Kuningan. Penanganan yang cepat sehingga keadaan sapi membaik. Tidak menutup kemungkinan sapi yang terkena lebih dari yang dilaporkan berdasarkan hasil laboratorium.

Adanya pengiriman sapi atau pembelian sapi dalam rangka stok menjelang Bulan Ramadhan dan Idul Fitri dikhawatirkan sapi tersebut membawa penyakit yang menular.

Lanjut Kapolsek AKP Abdul Majid, Melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Puskeswan dan Koperasi di wilayah Kecamatan Cigugur. Memberikan himbauan kepada peternak agar secepat mungkin melaporkan ke instansi terkait ketika ada sapi yang sakit.

“Kapolsek, AKP Abdul Majid, Melakukan pendataan sapi yang terkena penyakit Lumpy Skin Disease (LSD), Memberikan himbauan agar melaporkan sesegera ketika ada sapi sakit dan menghubungi Puskeswan.

Reader Interactions

Tinggalkan Balasan

JELAJAHI

[psac_post_gridbox_slider design="design-4" show_date="false" show_author="false" show_comments="false" show_category="false"]