Indramayu,-GemilangNews.com- Pembangunan Jembatan yang terletak disekitar tempat pemakaman umum(TPU) Buyut Baridem disinyalir ajang korupsi.
Sungguh ironis, Pembangunan yang diserap dari Dana Desa (DD) tahun 2022 diperuntukan membuat jembatan dengan ketebalan -+ 20″Cm, Panjang dan lebar -+ 2″meter-3″meter banyak unsur korupsi.
Ketika awak media GemilangNews.com menyambangi pembangunan dan melihat ada salah satu pagar yang kurang kokoh akhirnya menanyakan kepada lurah Udi alias Lontrong, Dirinya langsung menelfon juru tulis Yoyo, Kamis 7/4/2022 pukul 16:30 Wib.
Pengakuan juru tulis yoyo desa rambatan wetan, Kecamatan sindang Kabupaten indramayu, Provinsi Jawa barat. Sa’at dikonfirmasi lewat telvon Whatsap hanpond milik Lurah Udi dirinya mengatakan, Pembangunan jembatan sumber anggaran dari Dana Desa (DD) dengan memakan biaya sekitar 25.76300.000 -+ (Dua puluh lima juta tujuh ratus enampuluh tiga ribu rupiah) antara kurang lebihnya monggo dipadukan dan kalo setimen masyarakat menanyakan mengingat Pajak yang sudah naik dan untuk pembuatan RAB nya darimana yaudah begitulah,”Katanya.
Lanjut yoyo, Adapun dengan Hal-hal yang kaitanya dengan ini itu monggo aja dengan pak lurah atau pak kuwu,”Imbuhnya.
Lurah udi juga menambahkan ketika awak media menanyakan Pembuatan RAB tersebut, Dirinya mangatakan dibuat oleh pegawai kecamatan kira-kiranya seperti itu,”Ujarnya
Diminta pihak Aparat Penegak Hukum (APH) jajaran polres indramayu Unit Tindak Pidana Korupsi(TIPIKOR) dan Kejaksaan Negeri Indramayu Untuk segera menindak lanjuti terkait pembangunan jembatan yang disinyalir ajang korupsi didesa rambatan wetan tepatnya diwilayah tempat pemakaman umum(TPK) buyut Baridem.
Penulis- Didi saputra
Resaktur- Admin GemilangNews


… [Trackback]
[…] Find More Info here to that Topic: gemilangnews.com/2022/04/07/ini-pengakuan-ulis-yoyo-rambatan-wetan-terkait-pembangunan-jembatan/ […]