Lampung Utara-Gemilangnews.com- Kabar mengenai besarnya manfaat yang didapatkan jika menjadi Peserta JKN-KIS sudah lama terdengar di telinga Lina, warga Tanjung Aman, Kotabumi Selatan. Namun saat itu, jutaan kesaksian Peserta JKN ia abaikan karena merasa sangsi apakah pengalaman berobat menggunakan Kartu KIS memang sebaik itu, atau hal tersebut hanya dibesar-besarkan saja.
Keraguannya tiba-tiba sirna saat dirinya jatuh sakit dan harus menjalani rawat inap selama 2 minggu di rumah sakit.
“Awalnya saya selalu merasa sakit kepala dan tubuh saya rasanya nyeri tidak karuan. Saya drop, makanya saya dilarikan ke rumah sakit oleh keluarga dan dinyatakan menderita hipertensi oleh dokter. Untung saja saya cepat mendapat penanganan, kalau tidak penyakit saya bisa menjalar kemana-mana,” ungkap Lina, Selasa (14/12).
Lina yang semula ragu akan fungsi Kartu KIS menjadi merasa sangat bersyukur dirinya sekeluarga sudah terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS.
“Setelah 2 minggu opname dan diperbolehkan pulang, Alhamdulillah saya tidak dikenakan biaya sepeser pun. Mulai dari penanganan dokter, penebusan obat, semua gratis ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” tambahnya.
Tak hanya pengobatannya yang bebas biaya, Lina juga membuktikan sendiri bahwa pelayanan bagi Peserta JKN tidak ada bedanya dengan pasien umum. Menurutnya pelayanan di rumah sakit sudah baik, dokter dan perawatnya ramah serta cekatan dalam memberikan tindakan.
“Tapi saya tetap berharap semoga BPJS Kesehatan akan semakin baik kedepannya dan menjalin kemitraan dengan lebih banyak fasilitas kesehatan. Semoga nanti akan ada kebijakan untuk mempermudah akses layanan kesehatan dan mengurangi antrean di rumah sakit agar kita tidak perlu menunggu terlalu lama dalam pengurusan administrasi,” tutup Lina.(mht)Lampung Utara-Gemilangnews.com- Kabar mengenai besarnya manfaat yang didapatkan jika menjadi Peserta JKN-KIS sudah lama terdengar di telinga Lina, warga Tanjung Aman, Kotabumi Selatan. Namun saat itu, jutaan kesaksian Peserta JKN ia abaikan karena merasa sangsi apakah pengalaman berobat menggunakan Kartu KIS memang sebaik itu, atau hal tersebut hanya dibesar-besarkan saja. Keraguannya tiba-tiba sirna saat dirinya jatuh sakit dan harus menjalani rawat inap selama 2 minggu di rumah sakit. “Awalnya saya selalu merasa sakit kepala dan tubuh saya rasanya nyeri tidak karuan. Saya drop, makanya saya dilarikan ke rumah sakit oleh keluarga dan dinyatakan menderita hipertensi oleh dokter. Untung saja saya cepat mendapat penanganan, kalau tidak penyakit saya bisa menjalar kemana-mana,” ungkap Lina, Selasa (14/12). Lina yang semula ragu akan fungsi Kartu KIS menjadi merasa sangat bersyukur dirinya sekeluarga sudah terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS. “Setelah 2 minggu opname dan diperbolehkan pulang, Alhamdulillah saya tidak dikenakan biaya sepeser pun. Mulai dari penanganan dokter, penebusan obat, semua gratis ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” tambahnya. Tak hanya pengobatannya yang bebas biaya, Lina juga membuktikan sendiri bahwa pelayanan bagi Peserta JKN tidak ada bedanya dengan pasien umum. Menurutnya pelayanan di rumah sakit sudah baik, dokter dan perawatnya ramah serta cekatan dalam memberikan tindakan. “Tapi saya tetap berharap semoga BPJS Kesehatan akan semakin baik kedepannya dan menjalin kemitraan dengan lebih banyak fasilitas kesehatan. Semoga nanti akan ada kebijakan untuk mempermudah akses layanan kesehatan dan mengurangi antrean di rumah sakit agar kita tidak perlu menunggu terlalu lama dalam pengurusan administrasi,” tutup Lina.(mht)


… [Trackback]
[…] Read More here to that Topic: gemilangnews.com/2021/12/14/lina-bersyukur-kembali-sehat-berkat-jkn-kis/ […]