JAKARTA-GemilangNews.Com
Berdasarkan pantauan kondisi atmosfer terkini, terdapat bibit siklon tropis “96S” di Samudra Hindia selatan Jawa Barat dan “99S” di Samudra Hindia selatan NTT dengan kecepatan angin maksimum 30 knot yang berdampak pada peningkatan tinggi gelombang di wilayah selatan Indonesia.
Selain itu, kondisi angin
signifikan berkisar 25-30 knot terpantau di Laut China Selatan timur Vietnam juga memberikan dampak secara tidak langsung terhadap tinggi gelombang.
Ketinggian gelombang 2.5 – 4.0 meter (tinggi), yaitu Laut Jawa bagian tengah dan timur, Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Bagian barat dan selatan, Samudra Hindia barat Lampung hingga selatan Bantenu, Perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Bali hingga NTT, Perairan utara Kep. Anambas – Kep. Natuna, Perairan Kep. Subi – Kep. Serasan, Ketinggian gelombang 4,0- 6.0 meter (sangat tinggi), Perairan selatan Jawa Tengah dan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga Jawa Timur, dan Laut Natuna Utara.
“Dengan kondisi tersebut, masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang
terjadi gelombang tinggi untuk tetap waspada dan siaga. “Kapal/perahu kecil dihimbau untuk tidak memaksakan melakukan aktivitas pelayaran serta diharapkan untuk memperhatikan update informasi cuaca dan gelombang dari BMKG,” kata Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatoro, dan Geofisika (BMKG), Guswanto, Selasa (8/12)
Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24
jam, yaitu melalui: http://www.bmkg.go.id, Follow twitter @infobmkg, Aplikasi iOS dan android “Info BMKG, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. (DD)


… [Trackback]
[…] Find More here on that Topic: gemilangnews.com/2020/12/08/pantauan-bmkg-terkini-berdampak-pada-peningkatan-tinggi-gelombang-di-wilayah-selatan-indonesian/ […]