KLATEN-GemilangNews.Com
Menteri Pembangunan Luar Bandar atau Menteri Pembangunan Desa Malaysia, Sri Rina Mohd Harun beserta rombongan melakukan Studi Tiru pengelolaan BUMDes ke Desa Ponggok, Kec. Polanharjo, Kab. Klaten. Dipilihnya Desa Ponggok karena dinilai berhasil mengelola wisata air Desa melalui BUMDes yang nantinya akan dikembangkan di Malaysia.
Menurut Menteri, Rina dirinya mengetahui Desa Ponggok dari Youtube. “Ada selfie-selfie di air yang menarik sangat,” katanya dalam sambutan di Balai Desa pada Sabtu, (27/10/2018).
Mendes Malaysia, Rina menambahkan, bahwa Malaysia mempunyai 7.111 Desa, dan masing-masing dapat bantuan sejenis Dana Desa sejumlah 100 Juta/Desa untuk pembangunan Ekonomi dan modal ihsan.
“Kami sangat tertarik untuk mengembangkan lembaga ekonomi Desa seperti di Ponggok ini. Ini yang terbaik yang saya lihat,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.
Bupati Klaten, Sri Mulyani, dalam kesempatan ini mengatakan rasa terima kasih atas kunjungan Menteri Desa Malaysia dan rombongan dari Kemendes PDTT.
Menurut ia, Kabupaten Klaten memiliki 391 Desa dan 10 Kelurahan. Dari sejumlah Desa tersebut, yang telah membentuk BUMDes sejumlah 226 Desa. Dari jumlah tersebut terdapat 37 BUMDes yang mengembangkan Wisata termasuk Wisata Umbul, Ponggok ini.
“Kita berharap Kabupaten Klaten ke depan menjadi destinasi wisata bagi masyarakat dari berbagi Negara, termasuk Malaysia yang dapat menyejahterakan masyarakat Desa,” ujarnya.
Sementara itu, Dirjen PPMD, atas nama Menteri Desa PDTT mengatakan, pihaknya terus mendorong BUMDes di seluruh Desa sebagai kekuatan ekonomi berbasis kelembagaan di Desa yang nantinya dapat mengantarkan kemandirian Desa dan kesejahteraan masyarakat.
Menteri Desa Malaysia beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Umbul Ponggok, didampingi Kades Ponggok, Junaidi beserta Pengurus BUMDes, Bupati Klaten, Sri Mulyani, Dirjen PPMD, Taufik Madjid, Sesdirjen PPMD, H. Muklis, dan Tim Advance, Sukoyo dan Arwani. (Yuli/Ril)

… [Trackback]
[…] There you can find 41300 more Info on that Topic: gemilangnews.com/2018/10/27/menteri-desa-malaysia-study-tiru-pengelolaan-bumdes-di-desa-ponggok/ […]